Wednesday, June 12, 2013

RAHASIA SUKSES YAKUB


Setelah bertahun-tahun Yakub tinggal dan bekerja untuk Laban, suatu hari Yakub mengajukan sebuah tawaran yang tampaknya sangat menguntungkan bagi Laban. Di daerah Siria, umumnya domba berwarna putih dan kambing berwarna hitam. Namun, Yakub menawarkan untuk menjadi miliknya domba-domba yang tidak putih dan kambing-kambing yang tidak hitam, selain itu menjadi milik Laban.

Laban langsung menerima tawaran Yakub. Pada hari itu juga Laban memindahkan ke tempat yang jauh semua domba dan kambing yang warnanya tidak biasa supaya tidak ada kambing domba yang menjadi milik Yakub. Hewan-hewan yang diamankan tersebut ditempatkan di bawah pengawasan putera-puteranya. Tindakan itu merupakan suatu penipuan. Laban yakin bahwa dengan demikian dia telah berhasil membuat Yakub kalah, karena semua modal Yakub sudah dibawa pergi sebelum perjanjian dengan Yakub mulai berlaku (Kej.30:35-36).

Laban menyangka perjanjian yang ia setujui akan menguntungkan bagi dirinya. Namun, dengan hikmatnya, Yakub:
1)      Kambing-kambing saat kawin, ia tempatkan di depan dahan-dahan yang berbelang-belang; sehingga saat melihat dahan-dahan itu mengakibatkan anak kambing-kambing yang lahir berbintik-bintik putih (Kejadian 31:37-39).
2)      Domba-domba dibuatnya melihat kambing-kambing hitam saat kawin (Kej 31:40; 3).

Yakub memilih binatang-binatang kuat saja untuk strategi perkembangbiakan hewan-hewan ternak miliknya, sedangkan yang lemah dibiarkannya bagi Laban.

Hasil dari hikmat ini telah membuat Yakub berhasil dan menjadi sangat kaya. Sekalipun Yakub memakai hikmatnya dalam melakukan semua itu, Yakub merupakan orang pertama yang menyatakan bahwa Tuhanlah yang telah campur tangan memberikan keberhasilan itu kepadanya (Kej. 31:7-13). Allah telah memungkinkan Yakub kembali ke negeri yang dijanjikan dengan kekayaan, dan menjadi seorang tokoh yang dipakai Allah karena melaksanakan kehendak-Nya (Kej.31:51-55; 32:1-20).

TOPIK SHARING:
1.      Dalam Ulangan 28:1-14, Tuhan menjanjikan keberhasilan kepada umatNya. Apa saja syarat untuk memperoleh janji tersebut seperti yang tertulis dalam ayat 1 dan 14? Bagaimana caranya Saudara memenuhi syarat-syarat tersebut?
2.      Dalam Kejadian 28:20-22, Yakub meresponi janji Tuhan dengan membuat suatu nazar. Bagaimana respon Saudara terhadap janji-janji Tuhan dalam hidup Saudara?

No comments:

Post a Comment