Setelah
bertahun-tahun Yakub tinggal dan bekerja untuk Laban, suatu hari Yakub mengajukan
sebuah tawaran yang tampaknya sangat menguntungkan bagi Laban. Di daerah Siria,
umumnya domba berwarna putih dan kambing berwarna hitam. Namun, Yakub menawarkan
untuk menjadi miliknya domba-domba yang tidak putih dan kambing-kambing yang
tidak hitam, selain itu menjadi milik Laban.
Laban langsung menerima tawaran
Yakub. Pada hari itu juga Laban memindahkan ke tempat yang jauh semua domba dan
kambing yang warnanya tidak biasa supaya tidak ada kambing domba yang menjadi
milik Yakub. Hewan-hewan yang diamankan tersebut ditempatkan di bawah
pengawasan putera-puteranya. Tindakan itu merupakan suatu penipuan. Laban yakin
bahwa dengan demikian dia telah berhasil membuat Yakub kalah, karena semua
modal Yakub sudah dibawa pergi sebelum perjanjian dengan Yakub mulai berlaku
(Kej.30:35-36).
Laban menyangka
perjanjian yang ia setujui akan menguntungkan bagi dirinya. Namun, dengan
hikmatnya, Yakub:
1)
Kambing-kambing saat kawin, ia tempatkan di depan dahan-dahan
yang berbelang-belang; sehingga saat melihat dahan-dahan itu mengakibatkan anak
kambing-kambing yang lahir berbintik-bintik putih (Kejadian 31:37-39).
2)
Domba-domba dibuatnya melihat kambing-kambing hitam saat
kawin (Kej 31:40; 3).
Yakub memilih
binatang-binatang kuat saja untuk strategi perkembangbiakan hewan-hewan ternak
miliknya, sedangkan yang lemah dibiarkannya bagi Laban.
Hasil dari hikmat ini
telah membuat Yakub berhasil dan menjadi sangat kaya. Sekalipun Yakub memakai
hikmatnya dalam melakukan semua itu, Yakub merupakan orang pertama yang
menyatakan bahwa Tuhanlah yang telah campur tangan memberikan keberhasilan itu
kepadanya (Kej. 31:7-13). Allah telah memungkinkan Yakub kembali ke negeri yang
dijanjikan dengan kekayaan, dan menjadi seorang tokoh yang dipakai Allah karena
melaksanakan kehendak-Nya (Kej.31:51-55; 32:1-20).
TOPIK
SHARING:
1.
Dalam Ulangan 28:1-14, Tuhan menjanjikan keberhasilan
kepada umatNya. Apa saja syarat untuk memperoleh janji tersebut seperti yang
tertulis dalam ayat 1 dan 14? Bagaimana caranya Saudara memenuhi syarat-syarat
tersebut?
2.
Dalam Kejadian 28:20-22, Yakub meresponi janji Tuhan
dengan membuat suatu nazar. Bagaimana respon Saudara terhadap janji-janji Tuhan
dalam hidup Saudara?
No comments:
Post a Comment