Thursday, August 1, 2013

MENGAJARKAN FIRMAN TUHAN TERUS-MENERUS



“...haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”

(Ulangan 6:7)



Salah satu cara untuk mengungkapkan kasih kepada Allah (Ul.6:5) ialah mempedulikan kesejahteraan rohani anak-anak kita dan berusaha menuntun mereka kepada hubungan yang intim dan akrab dengan Allah.

1.      Pembinaan rohani anak-anak seharusnya merupakan perhatian utama semua orangtua dan lingkungan di mana anak-anak berada.

2.      Pengarahan rohani harus berpusat di rumah, dan melibatkan ayah dan ibu. Pengabdian kepada Allah di dalam rumah tangga wajib dilakukan. Hal itu adalah perintah langsung dari Tuhan.

3.      Tujuan dari pengarahan oleh orangtua ialah agar mengajar anak-anak untuk takut akan Tuhan, hidup sesuai jalanNya, mengasihi dan menghargai Dia, serta melayani Dia dengan segenap hati dan jiwa.

4.      Orang percaya harus dengan tekun memberikan kepada anak-anaknya pendidikan yang berpusatkan Allah di mana segala sesuatu dihubungkan dengan Allah dan FirmanNya.

5.      Orangtua diperintahkan untuk mengajarkan tentang Allah dan seluruh kebenaranNya kepada anak-anak dengan rajin dan berulang-ulang. Orangtua tidak boleh malas, menunda-nunda dan lamban dalam mengajarkan Firman karena anak-anak terus bertumbuh.



Kehidupan rohani anak-anak adalah tanggung-jawab orangtua, bukan tanggung-jawab guru agama di sekolah atau guru Gereja Anak. Orangtua diberi kewajiban memimpin anak-anak untuk mengenal kebenaran di dalam Kristus. Mari kita gunakan waktu yang ada untuk membicarakan Kristus dan menanamkan nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan kepada anak-anak kita, kapanpun dan di manapun  kita berada.

No comments:

Post a Comment