Monday, September 23, 2013

MEMPERTANGGUNG-JAWABKAN WAKTU



“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.(Efesus 5:15)

Kata “pergunakan waktu yang ada” dalam Alkitab bahasa Inggris disebut “redeeming the time” artinya tebus waktu. Tetapi dalam bahasa Yunani memiliki pengertian beli habis waktu. Dengan kata lain, ‘Pergunakanlah waktu yang ada berarti memanfaatkan setiap peluang yang ada dengan sebaik-baiknya jangan membiarkan waktu berlalu begitu saja tanpa memanfaatkannya sebaik-baiknya untuk kemuliaan Tuhan.

Konon ketika Archis, seorang hakim di Kota Thebes, Yunani Kuno sedang menikmati anggur dengan para perwira setempat, tiba-tiba datanglah seorang kurir yang membawa sepucuk surat yang berisi tentang pemberitahuan bahwa ada persekongkolan yang hendak menghabisi nyawanya. Maka ia diperingatkan agar segera melarikan diri ke tempat yang aman.

Archis menerima surat itu, tetapi menunda untuk membuka dan membacanya, ia memasukkannya ke kantong, sambil berucap, "Urusan bisnis besok pagi saja!" Dia pikir, nanti atau besok juga masih ada waktu. Ternyata pikiran Archis salah. Dia harus membayar mahal "hanya"  karena menunda untuk membaca surat tersebut. Ketika surat masih di dalam kantongnya, ia sudah ditangkap. Dan setelah ditangkap oleh orang-orang yang membencinya, ia baru membuka dan membaca surat dari kurir tersebut. Ia pun menyesal. Namun penyesalannya tidak bisa menolong apa-apa. Semua sudah terlambat. Keesokan harinya ia didapati sudah tewas.

Mari kita menggunakan waktu dengan efisien dan efektif untuk kemuliaan Nama Tuhan, bukan untuk hidup dalam berbagai kecemaran dosa yang menyesatkan dan membawa kepada kebinasaan. Waktu yang Tuhan berikan adalah kesempatan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik.  Jangan sia-siakan waktu.  Kita takkan dapat memperoleh kembali waktu yang hilang tersebut!

No comments:

Post a Comment