Wednesday, October 2, 2013

MANFAAT KARUNIA ROH



“Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.(I Korintus 12:4-6)

"Karunia-karunia Roh" (Yunani “charismata”, berasal dari kata “charisyang artinya "kasih karunia") menunjukkan bahwa karunia rohani mencakup, baik motivasi batin dan kuasa untuk menyelenggarakan pelayanan (pemberian kesanggupan), yang berasal dari Roh Kudus; karunia semacam itu memberi kekuatan rohani kepada Tubuh Kristus dan mereka yang memerlukan pertolongan (I Kor.12:4; Ef.4:11; I Pet.4:10).

Bagi rasul Paulus karunia adalah suatu pemberian anugerah Allah untuk kepentingan umatNya. Karunia bukan diberikan Allah agar menambah gengsi seseorang. Rasul Paulus ingin menekankan bahwa karunia, apapun jenisnya, Pemberinya adalah Roh Kudus. Penekanan rasul Paulus adalah pada Allah Sang Pemberi karunia itu, bukan pada orang yang mendapatkan karunia itu ataupun jenis-jenis karunia tersebut.

Menurut rasul Paulus, Roh Kudus memberi karunia yang berbeda-beda kepada setiap orang percaya dan semua karunia-karunia yang beraneka-ragam itu harus digunakan untuk membangun jemaat. Menurut rasul Paulus, salah satu bukti nyata dari karunia Roh adalah adanya pembangunan jemaat atau Tubuh Kristus (Rm.12:2-5: I Kor.12: 16, I Kor.12:14).

Bagi rasul Paulus, karunia dengan pelayanan jemaat adalah sebuah bagian yang utuh dan tidak bisa dipisahkan. Jemaat yang memiliki karunia namun tidak menggunakan karunia tersebut untuk melayani Tubuh Kristus, sebenarnya telah menyangkal hakikat dari tujuan pemberian karunia rohani tersebut. Semua karunia-karunia rohani diberikan untuk memperlengkapi orang percaya dalam melakukan pelayanan dan pembangunan Tubuh Kristus.

No comments:

Post a Comment