Thursday, February 20, 2014

MEMANDANG KEHIDUPAN DARI SUDUT PANDANG ALLAH



Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus …
(II Korintus 5:20)


Perspektif kita tentang kehidupan akan mempengaruhi bagaimana kita menginvestasikan waktu, menggunakan uang, memanfaatkan talenta dan menghargai relasi-relasi. Jika ditanya tentang kehidupan, gambaran apa yang akan muncul di benak kita? Gambar yang muncul itulah metafora kehidupan, yaitu gambaran kita tentang kehidupan.

Untuk memenuhi tujuan Tuhan, kita harus membuang hikmat duniawi dan menerima serta menggunakan pandangan tentang kehidupan yang sesuai Alkitab. Ada tiga gambaran kehidupan alkitabiah:

1. KEHIDUPAN ADALAH SEBUAH UJIAN.
Tuhan secara berkesinambungan menguji karakter, iman, ketaatan, kasih, integritas, dan loyalitas umatNya. Allah menguji Adam dan Hawa di Taman Eden. Tuhan menguji Abraham dengan memintanya mengorbankan anaknya. Alkitab memberikan contoh orang-orang yang berhasil dan gagal dalam ujian besar seperti Yusuf, Daud, Rut dan Daniel.

Bentuk ujian Tuhan dapat berupa perubahan-perubahan yang terjadi dalam hidup, janji yang tertunda, masalah yang mustahil, doa yang tak terjawab, kritik yang tidak layak kita terima, bahkan tragedi yang tidak masuk akal.
 
2. KEHIDUPAN ADALAH SEBUAH KEPERCAYAAN.
Sesungguhnya kita tidak pernah memiliki apapun selama hidup di bumi sebab segala  sesuatu yang kita nikmati di dunia adalah milik Tuhan yang diberikan kepada kita karena kepercayaan Tuhan. Pada akhir kehidupan nanti, kita akan dievaluasi dan diberi upah sesuai dengan bagaimana kita mengelola apa yang telah Tuhan percayakan kepada kita. Banyak orang gagal menyadari bahwa uang adalah sebuah ujian dan amanat dari Tuhan. Bagaimana kita menggunakan uang adalah sebuah ujian bagi kita untuk mengetahui apakah kita dapat dipercaya oleh Allah. Masalah keuangan seringkali dipergunakan Allah untuk mengajar kita supaya kita lebih mempercayaiNya. Semakin banyak Tuhan memberi, semakin banyak pula tanggung-jawab yang dituntut dari kita (Lukas 12:48b).

3. KEHIDUPAN ADALAH SEBUAH TUGAS SEMENTARA.
Untuk memahami kehidupan dengan sebaik-baiknya, kita tidak boleh melupakan akan dua kebenaran alkitabiah berikut:
-    Dibandingkan dengan kekekalan, kehidupan saat ini teramat singkat
-    Bumi hanyalah sebuah tempat tinggal sementara bagi kita

Di mata Tuhan, pahlawan-pahlawan iman terhebat bukanlah mereka yang mencapai kelimpahan, keberhasilan dan kuasa dalam hidup ini, tetapi mereka adalah orang-orang yang memperlakukan kehidupan ini sebagai penugasan sementara, melayani dengan setia dan berharap pada upah yang dijanjikan di Surga. 
 

SASARAN BERSAMA (5-10 MENIT) 
Alkitab menyatakan bahwa kita adalah “duta-duta Kristus” (II Korintus 5:20). Dengan demikian Tuhan memperingatkan kita agar tidak terikat dengan apa yang ada di dunia sebab semuanya itu hanya sementara. Apabila kita terikat dengan sesuatu yang ada di dalam dunia ini bagaimana dampaknya terhadap kehidupan kita secara keseluruhan? Sharingkan!

No comments:

Post a Comment